Foxbatam
Batam Editor's Picks Ekbis Ekonomi Kepri

Tolak Penyesuaian Tarif Listrik, Kadin Kepri: PLN Batam Harusnya Beri Dispensasi

Ketua DPD I Partai Golkar Ahmad Maruf Maulana
Foto Ketua DPD I Partai Golkar Ahmad Maruf Maulana (FOX Batam/jek)

Foxbatam – Ketua Kadin Provinsi Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana meminta PLN Batam meninjau ulang rencana penyesuaian tarif listrik.

PT. PLN Batam seperti diketahui segera menerapkan Permen ESDM Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Permohonan Persetujuan Harga Jual Tenaga Listrik dan Sewa Jaringan Tenaga Listrik dan Tata Cara Permohonan Penetapan Tarif Tenaga Listrik.

Kegiatan tersebut mengapung dalam Konsultasi Publik yang dihadiri beberapa narasumber dan pemangku kepentingan lainnya di Hotel Radisson pada Rabu, 27 Juli 2022.

Kadin dikatakan Ma’ruf menentang rencana kenaikan tarif tersebut. Ia mengatakan belum saatnya PLN Batam melakukan penyesuaian tarif listrik saat ini. Apalagi dampak Covid masih terasa di dunia usaha.

Pandemi Covid-19 dikatakan Ma’ruf menyebabkan penurunan aktivitas produksi di Kota Batam yang berdampak pada penurunan kinerja pelaku industri.

”Pandemi Covid-19 yang terjadi memiliki dampak yang sangat besar dan meluas hingga sampai pada pertumbuhan ekonomi nasional. Kota Batam sendiri yang merupakan salah satu jalur lalu lintas transportasi laut terpadat di dunia turut terkena dampaknya salah satunya seperti pemutusan hubungan kerja di beberapa perusahaan di Kota Batam.

Perusahaan bahkan sampai melakukan cost cutting untuk tetap bisa eksis selama ini,” ungkap Ketua Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana.

Ma’ruf melanjutkan akan menyurati ESDM dan Kementerian yang terkait mengenai penetapan tarif listrik di Kota Batam. ”PLN tidak perlu lakukan penyesuaian tarif untuk tetap eksis,” tambahnya.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi biaya pokok produksi (BPP) salah satunya kurangi gaji atapun bonus para direksi internal PLN Batam ataupun hal-hal yang tidak perlu digunakan.

Kita bisa lihat dari Bank BNI yang melakukan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan Grab sehingga saat ini BNI jadi tidak menggunakan mobil dinas lagi sebagai langkah cost cutting,” lanjut Ma’ruf.

“Kadin Kepri menolak untuk melakukan Penetapan dan Penyesuaian Tarif Listrik di Batam pada pasca-pandemi ini. PLN seharusnya memberikan dispensasi terlebih kepada pelaku usaha dan jika memang tidak mampu maka Kadin Kepri siap membantu PLN Batam,” pungkas Ma’ruf.

Related posts

Sebelum Dicabuli, Korban Diiming-imingi Uang Jajan

admin

Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat, Kepri Rancang Penerapan PPKM Darurat

admin

Video Ajakan Program ‘Golkar Young Entrepreuner’ Terus Bermunculan di Media Sosial, Bikin Heboh Seluruh Provinsi Kepri

admin