Foxbatam
Daerah Editor's Picks Healthy Kepri

Siswa SMA 4 Batam Meninggal Akibat Vaksin, Keluarga : Itu Tidak Benar

Suasana Rumah Duka

Foxbatam.co.id — Seorang siswa SMA Negeri 4 Batam, Muhammad Faiz (17) dikabarkan meninggal paska menerima vaksin bagi pelajar, yang diikutinya pada, Minggu (29/8/2021) lalu di Restoran Puas Hati, Batam Center, yang dilaksanakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kepulauan Riau.

Dari informasi yang didapat, meninggalnya siswa SMA 4 ini, diketahui terjadi pada, Senin (13/9/2021) subuh sekitar 05.00 wib, dan informasi mengenai penyebab meninggalnya Muhammad Faiz paska vaksinasi, juga langsung menyebar diantara siswa SMA Negeri 4, dan juga melalui pesan berantai di aplikasi pesan singkat.

Namun, saat ditemui di kediaman nya yang beralamat di Perumahan Tiban Bukit Permai, Sekupang, Selasa (14/9/2021) siang.

Baca: Menjaga Kulit Sehat untuk Pria, Ini 5 Tips Sederhananya

Baca: Mangkir, Bobby Jayanto Kembali Dipanggil KPK Terkait Saksi Kasus Korupsi Bupati Bintan Non Aktif Apri Sujadi

Ibu Muhammad Faiz, Delmi Afriyusnita (43) langsung membantah kabar tersebut, dan menyebutkan bahwa anaknya meninggal akibat penyakit asma yang dideritanya.

“Faiz anak saya memang sudah mengidap penyakit itu sejak kecil. Dan pada Senin subuh kemarin, Faiz memang alami sesak akibat asma nya,” terangnya.

Delmi juga membantah pengaruh vaksinasi, yang disebut menjadi faktor utama parahnya asma yang diderita oleh anaknya tersebut.

Baca: Tugu Adipura Jadi Ikon Baru di Kabupaten Karimun

Baca: 995 Pengajar Rebutkan 595 Lowongan Guru di Karimun, Seleksi PPPK Tahap I Digelar

Baca: Pria di Batam Lakukan Perkosa IRT dan Cabuli Anak di Bawah Umur, Ketangkap saat Curat

Ia juga meminta agar saat ini, masyarakat dapat bijak dalam menerima informasi, dan tidak mudah terpancing dengan informasi yang disebarkan oleh orang tidak bertanggungjawab.

“Kasihan anak saya, biarlah dia tenang sekarang. Bukan karena vaksin asma yang dideritanya semakin parah. Jangan mudah termakan kabar yang tidak benar. Kalau tidak percaya silahkan datang dan tanya ke saya ibunya,” lanjut Delmi.

Salah satu faktor yang membuat keluarga yakin, kematian Faiz bukan dikarenakan efek dari vaksin Sinovac yang diterimanya, adalah rentang waktu yang cukup lama yakni hingga 16 hari.

Baca: Bek Young Boys Cedera Jelang Lawan Ronaldo

Baca: Everton Bekuk Burnley dengan Cetak Tiga Gol Cepat

Dimana selama 16 hari tersebut, Faiz dijelaskan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami efek apapun.

Selain itu, sebelum menerima vaksin Sinovac, Faiz juga telah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan di salah satu Rumah Sakit.

“Karena kami sadar Faiz menderita asma sejak kecil, sebelum vaksin saya yang antar anak saya untuk diperiksa dan dikontrol terlebih dahulu di Rumah Sakit. Surat keterangan dari dokter juga masih ada, yang menjelaskan kondisi Faiz hingga akhirnya diperbolehkan menerima vaksin,” tegas Delmi.

Related posts

Di Forum ASEAN, Presiden Jokowi Suarakan Penghentian Kekerasan di Myanmar

nugie

Tujuh Pasien Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Abi

200 Serangan Siber, Jepang Curigai China Dalangnya

nugie