Foxbatam
Editor's Picks Healthy Kepri Pendidikan

Permintaan Penundaan Belajar Tatap Muka, Wali Kota Batam: Itu Hak dan Kewenangan Ketua Satgas Covid-19

M Rudi Wali Kota Batam.

Foxbatam.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menegaskan bahwa keputusan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) akan tetap dilaksanakan, apabila vaksinasi dosis pertama di Batam sudah mencapai angka 100 persen.

Namun, Rudi juga menegaskan bahwa keputusan penyelenggaraan PTM di Batam, merupakan hak dari Ketua Gugus Tugas Kota Batam dalam hal ini Wali Kota Batam.

“Tolong dibedakan antara kewenangan mendirikan sekolah, dengan pemberian izin pelaksanaan. Untuk sekolah tatap muka, satu saja jawabannya, kalau anak sekolah sudah semuanya tervaksin saya akan izinkan,” Kata Rudi dikutip dari Kompas.com.

Baca: XL Gandeng Grab dan Tokopedia Guna Tingkatkan Kualitas Layanan dan Pacu Penjualan

Baca: Petani Milenial Cerita ke Presiden Soal Prospek Cerah Bertani Porang

Pernyataan ini, dilontarkannya menanggapi pertanyaan mengenai permintaan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, agar seluruh Bupati dan Wali Kota di Kepri dapat menunda rencana pembelajaran tatap muka untuk anak sekolah.

“Mau level apa saja, baik TK, SD, SMP dan SMA atau SMK. Saya yang punyak hak mengizinkan itu,” tambah Rudi.

Penegasan ini, juga diakuinya berlaku bagi aktivitas perkuliahan, apabila mahasiwa dan mahasiswinya tidak tervaksin, maka Pemko tidak akan memberikan izin untuk belajar tatap muka.

Baca: BOR dan Kasus Aktif Menurun, Presiden Ingatkan Forkopimda Tetap Hati-Hati

Baca: Pemerintah Datangkan Vaksin Covid-19 Pfizer dan AstraZeneca Lewat Jalur Komersial

Dengan demikian, Rudi kembali meminta Gubernur Kepri, Ansar Ahmad untuk mendistribusikan vaksin ke Batam sesuai dengan kebutuhan.

“Tugas kami sekarang hanya vaksin sebenarnya. Vaksin dari pusat singgahnya di Provinsi. Maka dengan Pemerintah Provinsi saya berharap kalau vaksinnya sudah hadir, diserahkan kepada daerah agar kami bisa menggunakan,” papar Rudi.

Dalam hal ini, Rudi mengimbau mulai dari Sekolah, Guru, peserta didik dan orangtua tetap menjaga kesehatan. Dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca: Langka, Nelayan Bintan Kesulitan Dapat Solar Bersubsidi

Baca: Kasus Positif Turun, Ansar Sarankan Tunda Pembelajaran Tatap Muka

“Pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer,” terang Rudi.

Seperti diketahui, untuk sasaran vaksinasi siswa atau pelajar sebanyak 117,866 orang.

Untuk vaksinasi Dosis I tingkat pelajar mencapai 37.93 persen atau 44,712 orang. Untuk dosis 2 baru mencapai 4.47 persen atau baru 5.272 orang. (kcm/rud)

Related posts

Senin Depan Isdianto Dikabarkan akan Dilantik secara Definitif Sebagai Gubernur Kepri

Abi

Pendakian Gunung Semeru Ditutup

Abi

Ketersediaan Tempat Karantina atau Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 Penting

Rio