Foxbatam
Editor's Picks Ekbis Lainnya Metro Nasional

Bansos, Kini Masyarakat Bisa Usul dan Sanggah Data Penerima

Ilustrasi Bansos

Foxbatam.co.id — Kementerian Sosial mengaktivasi fitur ‘usul’ dan ‘sanggah’ pada aplikasi Cek Bansos. Ini dilakukan demi mendorong perbaikan data kemiskinan untuk meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sosial

Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma mengatakan, aktivasi fitur ‘usul’ dan ‘sanggah’ sebagai terobosan dari permasalahan data selama ini, yakni adanya orang yang berhak mendapatkan bantuan tapi tidak dapat. Selain itu juga untuk memperbaiki data yang tidak berhak tapi mendapatkan bantuan.

“Dengan fitur ini, masyarakat bisa ikut mengontrol pembaruan data. Keterlibatan masyarakat juga bisa mengakselerasi proses pembaruan sehingga membantu tugas pemerintah daerah karena sesuai dengan UU No 13 tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, pembaruan data menjadi kewenangan pemerintah daerah,” katanya dalam keterangan tulis, Rabu (18/8/2021).

Baca: Uji Coba Industri Esensial Beroperasi Normal, Ini Kata Kemenperin

Baca: Waspada, Potensi Tsunami Raksasa Hantam Jawa dan Ancam Istana

Dia menerangkan, dengan penambahan fitur tersebut tidak bermaksud meniadakan kewenangan pemerintah daerah.

“Dengan fitur ini, bisa menjadi alat kontrol dari kemungkinan kekurangtepatan menetapkan penerima bantuan. Inilah yang dibutuhkan pemerintah daerah,” jelas politikus PDIP itu.

Sementara itu Staf Khusus Menteri Bidang Pengembangan SDM dan Program Kementerian Sosial, Suhadi Lili menjelaskan, dalam UU No. 13/2011 warga tidak mampu berhak mengusulkan diri untuk mendapatkan bantuan. Fitur tersebut sebagai implementasi amanah UU supaya warga yang sebelumnya tidak bebas mengusulkan diri karena berbagai alasan, bisa berakomodasi.

Baca: Kemenaker Sidak Tempat Karantina Pekerja Migran di Batam, Kadisnaker Batam Mengaku Tidak Tahu

Baca: Jembatan Babin, Gubernur Ansar hanya Melanjutkan Pembangunan yang Sudah Lama Tidak Terealisasi

Sebagai mandat dari undang-undang, maka partisipasi masyarakat adalah pilihan yang harus diambil dalam penyaluran bansos. Selain itu, juga karena besarnya data yang harus dikelola dan peran strategis data itu sendiri yang menjadi rujukan dari berbagai program dukungan untuk masyarakat kurang mampu.

“Adapun bila terdapat sengketa dalam pembaruan data, ada tahapan quality assurance yang akan dilakukan oleh perguruan tinggi,” ujarnya.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kesejahteraan Sosial Kemensos, Agus Zainal Arifin menambahkan, fitur ini dibuat untuk mendukung Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Kemensos. Dalam mendukung perbaikan data, Kemensos memiliki program 3 tahap perbaikan.

Related posts

Ronaldo Kembali ke Old Trafford

Abi

Terpapar Covid-19, Layanan IGD RS BUkit Timah Ditutup Sementara

Abi

Napi Kasus Pencabulan di Gereja Depok Diisolasi Akibat Kedapatan Main Medsos di Penjara

Rio