Foxbatam
Editor's Picks Ekbis Kepri Lainnya Metro

PPKM Kembali Diperpanjang Hingga 25 Juli 2021

Kepri Resmi Berlakukan PPKM Berbasis Mikro hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Fox Batam, TANJUNGPINANG — Pemerintah Provinsi Kepri akhirnya resmi memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM Berbasis Mikro hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad dalam surat edarannya nomor:543/SET-STC19/VII/2021 tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM Berbasis Mikro guna mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di Provinsi Kepri.

Ansar mengatakan, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Baca: Tertular Covid-19, Kadis Pertanian Kepri Meninggal Dunia saat Jalani Perawatan

Baca: 887 Warga Kepri Sembuh dari Covid-19

Baca: Dinyatakan Sehat, Tes PCR Gubernur Negatif Covid-19

Baca: Kepri Resmi Berlakukan PPKM Berbasis Mikro hingga 25 Juli 2021 mendatang

“Mengingat peningkatan intensitas penyebaran Covid-19 yang terjadi di Provinsi Kepri saat sehingga perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM Berbasis Mikro perlu dilakukan,” ujar Ansar.

Khususnya untukKabupaten/Kotanya ditetapkan sebagai kriteria level 4 (empat) seperti Kota Batam; dan Kota Tanjungpinang.

“Kami harapkan walikota Batam dan Tanjungpinang dapat menetapkan aturan PPKM Mikro seperti pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, Tempat Pendidikan/Pelatihan) dilakukan secara daring/online,” ujar Ansar.

Dan untuk pegawai, lanjut Ansar pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100% (seratus persen) work from home (WFH).

Baca: Eks Pejabat Bank Sumut Ditahan Akibat Pinjam Nama di Kredit Rp35 M

Baca: Pelaku Usaha Warung, Warteg, PKL Dapat Insentif

Baca: Pemerintah Sebut Telah Bayarkan Klaim Pasien dan Insentif Nakes

Baca: Ini Syarat Perjalanan Pesawat Udara Selama PPKM Level 4

Sedangkan pelaksanaan pada sektor esensial, seperti: keuangan dan perbankan hanya meliputi asuransi, bank, pegadaian, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan (yang berorientasi pada pelayanan fisik dengan pelanggan (customer) dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh) persen staf untuk lokasi yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, serta 25% (dua puluh lima) persen untuk pelayanan administrasi perkantoran guna mendukung
operasional.

Related posts

Mundur dari Pengurus Sapar, Perpat Bintan Pilih Otonom

rey

Berkas Kasus Lengkap, Pekan Depan Rizieq Dikirim ke Kejagung

Abi

Tengah malam, Bakamla RI Gagalkan Kapal Ikan Asing Mencuri Ikan di Indonesia

Abi