Foxbatam
Daerah Editor's Picks Healthy Lainnya Metro Nasional

Mengejutkan, Ternyata Banten, DKI dan Bali Prokesnya Masih Banyak Lalai

Bule marak langgar Prokes di Bali, asker disimpan hingga ngaku tak bawa uang untuk beli masker.

Fox Batam, JAKARTA — Terdapat dua provinsi yang memiliki kepatuhan protokol kesehatan terendah. Di Pulau Jawa dan Bali, keduanya adalah Banten dan DKI Jakarta yang masih ‘nakal’ soal menggunakan masker dan jaga jarak.

Satgas Covid-19 mengatakan relaksasi pengetatan membuat warga abai atas hal protokol kesehatan.

Baca: Ingin Diet Mudah, Ini dia Resep Mayo Menurunkan Berat Badan Mudah untuk Pria dan Wanita

Baca: Setiap Hari ke Kelab Malam, Nia Ramadhani Pernah Tak Bisa Bayar Gaji Sopirnya

Baca: Bersihkan Jeroan Daging Kurban di Sungai, Warga Ini Malah Hanyut Terbawa Arus

“Relaksasi disalahartikan sebagai keadaan aman sehingga protokol kesehatan dilupakan,” kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

Menurutnya ada 26% desa dan kelurahan Indonesia dengan kepatuhan rendah soal menggunakan masker selama satu minggu terakhir.

Baca: Per 20 Juli 2021, Pasien Sembuh Bertambah 29.791 2.323.666 Orang

Baca: Hari Raya Idul Adha, Ini Kata Ketum Airlangga Hartarto

Baca: Jika Tren Kasus Covid-19 Menurun, PPKM Darurat akan Dibuka Bertahap pada 26 Juli

Untuk jaga jarak ada 28% desa dan kelurahan yang memiliki kepatuhan rendah.

Wiku mengatakan tempat dengan kepatuhan terendah seperti restoran, pemukiman warga dan tempat olahraga publik.

Baca: Akhiri PPKM Darurat, Batam Terapkan PPKM Level 4

Baca: 81.071 Keluarga Terima Bantuan Beras PPKM Darurat

Baca: Jumlah Penduduk Miskin Kepri Naik 6,12 Persen Per Maret 2021

Sementara untuk Banten memiliki ketidakpatuhan menggunakan masker tertinggi. Di sana terdapat 28,57% desa/kelurahan tidak patuh menggunakan masker.

Sedangkan DKI Jakarta memiliki kelurahan yang tidak patuh untuk jaga jarak. Jumlahnya hampir setengah kelurahan di ibu kota yang tidak patuh.

Baca: Ini Skenario Terburuk Ekonomi RI Efek’ Ledakan’ Covid-19

Baca: Seskab Pramono Anung: Maknai Iduladha Sebagai Momentum Tingkatkan Kegotongroyongan dan Kekompakan

Baca: Epidemiolog: Wajar Jokowi Marah pada Menteri Tak Punya Sense of Crisis

“Sedangkan untuk desa kelurahan yang tidak patuh menjaga jarak, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kelurahan paling banyak yaitu 48,26 persen, atau hampir setengah kelurahan di DKI Jakarta masyarakatnya tidak patuh dalam menjaga jarak,” jelasnya.

Dia mengatakan untuk menjaga kepatuhan penting dilakukan pengawasan dan penindasan tegas.

Sementara wilayah yang memiliki kepatuhan terendah butuh pertimbangan sebelum melakukan relaksasi. (cnbc/dia)

Related posts

Ini yang Dilakukan Para Kombatan saat Milad GAM

Rio

Korban Tidur, Pedagang Nasi Jinggo Curi handphone di 11 Lokasi

nugie

Penembakan Anggota TNI AD, Pomdam Jaya Kawal Penyidikan Polda Metro

Abi