Foxbatam
Daerah Editor's Picks Healthy Lainnya Metro Nasional

Kasus Covid-19 Melonjak, Aktivitas di Rumah Ibdah Kembali Dibatasi

Penyemprotan Disinfektan Tim DD Jangkau Gereja dan Wihara.

Fox Batam, JAKARTA — Penyebaran COVID-19 dalam satu bulan terakhir kembali meningkat tajam di berbagai daerah yang dibarengi dengan munculnya varian baru. Guna membantu mengatasi hal ini, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran untuk menjadi pedoman masyarakat dalam kegiatan di rumah ibadah.

Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah itu, Menag berharap umat beragama tetap bisa menjalankan aktivitas ibadah sekaligus terjaga keselamatan jiwanya dengan cara menyesuaikan kondisi terkini di wilayahnya.

“Saya telah menerbitkan surat edaran, sebagai panduan upaya pencegahan, pengendalian, dan pemutusan mata-rantai penyebaran COVID-19 di rumah ibadah,” ujar Menag.

Baca: Puluhan Pekerja PT Shneider Antri di IGD Sehari Usai Divaksin, Kadinkes: Itu Gejala Biasa

Baca: Vaksin Tambahan untuk Batam Tertahan

Baca: WHO Beri Peringatan Keras soal Varian Delta

Baca: Di Depan Menhan China & AS, Ini yang Dibicarakan Prabowo terkait Laut China Selatan

Menag menjelaskan, kegiatan keagamaan di daerah Zona Merah untuk sementara ditiadakan sampai wilayah tersebut dinyatakan aman dari COVID-19. Penetapan perubahan wilayah zona dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing.

“Kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakatan, seperti pengajian umum, pertemuan, pesta pernikahan, dan sejenisnya di ruang serbaguna di  lingkungan rumah ibadah juga dihentikan sementara di daerah Zona Merah dan Zona Oranye sampai dengan kondisi memungkinkan,” ujarnya.

Menag menandaskan, kegiatan peribadatan di rumah ibadah di daerah yang dinyatakan aman dari penyebaran COVID-19, hanya boleh dilakukan oleh warga lingkungan setempat dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan COVID-19 secara ketat. Untuk teknis pelaksanaannya, Kementerian Agama (Kemenag) sudah mengatur hal tersebut melalui SE Menag Nomor 1 Tahun  2020 tentang Pelaksanaan Protokol Penanganan COVID-19 pada Rumah Ibadah.

Baca: Sinergi Pelindo 1, Kejati Optimalkan Penanganan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Baca: Secara Nasional, Kasus Covid-19 Melonjak

Baca: Peran Puskesmas Diperkuat untuk Tracing dan Testing, PPKM Mikro Kembali Diperpanjang

Baca: Perlancar Vaksinasi Gotong Royong, Pemerintah Tambah Satu Juta Dosis Vaksin Sinopharm

Kepada jajarannya di tingkat pusat, Menag juga minta untuk melakukan pemantauan pelaksanaan surat edaran ini secara berjenjang.

Demikian juga para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan, Penyuluh Agama, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Keagamaan, dan pengurus rumah ibadat juga diinstruksikan melakukan pemantauan.

“Lakukan koordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan Satuan Tugas COVID-19 setempat,” tegasnya. (set/ruf/sar)

Related posts

Di Taiwan Ada Jasa Layanan Memperbaiki Keberuntungan, Simak Penjelasanya

Abi

Kakak Pukuli Adik Kandung hingga Tewas

Abi

Jejak Silat Lidah Nikita Mirzani Vs Pendukung Rizieq

Rio