Foxbatam
Daerah Editor's Picks Healthy Lainnya Metro Pendidikan

Akhirnya, Pemprov DKI Putuskan Berhentikan Sekolah Tatap Muka

Guru memberikan materi pelajaran saat uji coba pembelajaran tatap muka di SMAN 1 Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (19/8/2020). Pembelajaran tatap muka di tengah Pandemi COVID-19 tersebut, per kelas dibagi menjadi dua kelompok yang dilaksanakan bergantian setiap minggunya. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/aww.

Fox Batam, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menghentikan sementara proses uji coba sekolah tatap muka seiring lonjakan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir pascalibur lebaran.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti dalam bincang-bincang daring di YouTube BNPB, Kamis (17/6/2021).

“Dengan kondisi saat ini dan hasil rapat bersama antara satgas, kita putuskan saat ini sementara tidak dilanjutkan¬†piloting¬†tatap muka nanti sambil menunggu situasi di DKI Jakarta,” kata Widyastuti dikutip dari CNN Indonesia.

Baca: Terjadi Kerumunan, Polisi Bubarkan Vaksin Masal di Mega Mall

Baca: Inilah Strategi Kementerian PPPA Hapuskan Pekerja Anak di Indonesia

Baca: Menteri ESDM: Penetapan Kebijakan Energi Daerah Harus Dipercepat

Baca: Kasus Covid-19 Melonjak, Aktivitas di Rumah Ibdah Kembali Dibatasi

Dia menyebut keputusan menghentikan proses uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) diambil dalam hasil rapat antara dinas terkait.

Sedikitnya 143 sekolah, kata Widya, sebelumnya telah melaksanakan PTM di tengah pandemi Covid-19. Jumlah itu meningkat dari PTM semula yang hanya dilakukan di 83 sekolah di DKI.

Menurut Widya, PTM sejak awal diterapkan dengan pengawasan protokol ketat. Di antaranya, semua guru dan wali murid telah dua kali menjalani vaksinasi, dan PTM hanya dilakukan dua kali dalam seminggu.

Baca: Puluhan Pekerja PT Shneider Antri di IGD Sehari Usai Divaksin, Kadinkes: Itu Gejala Biasa

Baca: Vaksin Tambahan untuk Batam Tertahan

Baca: WHO Beri Peringatan Keras soal Varian Delta

Baca: Sinergi Pelindo 1, Kejati Optimalkan Penanganan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

“Kemudian pada saat berjalan dengan baik kita lakukan peningkatan di tahap kedua kita buka 143 sekolah waktu itu. Sama. Prokes yang ketat,” katanya.

Namun demikian Widya, tak menyebutkan sampai kapan proses uji coba dihentikan.

Kemendikbud-Ristek sebelumnya memastikan sekolah dapat menghentikan pembelajaran tatap muka jika kasus covid-19 meningkat di sekolah ataupun wilayah sekitar.

Related posts

Perjuangkan Kebangkitan Ekonomi, Airlanga Acungkan Jempol Kepada Ketua DPD Golkar Kepri

Abi

2021, Gaji Guru Paud Naik Rp300 Ribu

Abi

Kepatuhan Terhadap Hukum Lemah Salah Satu dari Pemahaman Beragama yang Sempit

Rio