Foxbatam
Daerah Editor's Picks Ekbis Kepri Lainnya Nasional

Kesepakatan Bagi Hasil Retribusi Labuh Jangkar, Pemprov Kepri Segera Teken MoU Bersama Menhub

Labuh Jangkar di Perairan Kepri.

Fox Batam, BATAM — Pemerintah Provinsi Kepri memastikan bahwa tinggal selangkah lagi Gubernur Kepri akan segera menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) bersama Menteri Perhubungan untuk menyepakati kesepakatan bagi hasil penarikan retribusi labuh jangkar.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kepri H TS Arif Fadillah didampingi Kadihub Kepri Junaidi di Tanjungpinang.

“Insyaallah, tinggal selangkah lagi usaha kita untuk dapat menarik potensi labuh jangkar kita,” ujar Arif.

Baca: Bakamla RI Pantau MT Horse dan MT Freya Keluar Wilayah Indonesia

Baca: Waspada, Kasus Covid-19 di 9 Daerah Ini Berada di Situasi yang Mengkhawatirkan

Baca: Mahfud: Agak Ngawur Jika Saya Dikatakan Beda Sikap

Baca: Juli, Jokowi Targetkan Satu Juta Vaksinasi Per Harinya

Dikatakan Arif, nantinya melalui MoU tersebut akan jelas jumlah bagi hasil yang akan ditarik dari total retribusi labuh jangkar yang dipungut.

“Sebelumnya, kita kalah bersaing, harga kita tinggi jika dibanding yang ditarik pemerintah pusat. Sehingga belum optimal pembagian yang kita terima dan pusat terima,” kata Arif.

Sehingga nantinya melalui MoU tersebut,lanjut Arif akan jelas berapa persen Pemprov Kepri terima berapa persen Pemerintah pusat terima. Misalnya lanjut Arif, dari Rp 700 juta, kita bagi dua masing-masing terima Rp 350 juta.

Baca: Jokowi: Pelajaran Tatap Muka Terbatas Dilaksanakan harus Ekstra Hati-Hati

Baca: Hari ini, 9 Pasien Covid-19 di Kepri Meninggal Dunia

Baca: Kepri Peringkat 1 Indeks Kemerdekaan Pers 2021

“Kalau sekarang kan harganya terlalu tinggi yakni Rp 700 juta Pemprov, Rp 700 pemerintah pusat. Untuk melalui MoU ini diharapkan nantinya dapat menguntungkan kedua belah pihak,” tegas Arif kembali. (r/kmf/ask)

Related posts

KPK OTT Pejabat Kemensos

Abi

Pangeran Harry jadi Pegawai di Perusahaan AS usai Mundur dari Kerajaan Inggris

Almifitri

“Sikit Bubo Banyak Sudu” Itu Bukan Type Pak Ansar Ahmad

Abi