Foxbatam
Daerah Editor's Picks Kepri Lainnya Nasional

ASN Tolak Divaksin, Siap-siapTunjangannya Dipotong

Gubernur H Ansar Ahmad bersikap tegas dalam mewujudkan kekebalan kelompok (herd immunity) melalui vaksinasi. Untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menolak divaksin akan ada sanksi-sanksi terkait penghasilan. Karena ASN merupakan ujung tombak pemerintah sebagai contoh bagi masyarakat.

Fox Batam, KARIMUN — Gubernur H Ansar Ahmad bersikap tegas dalam mewujudkan kekebalan kelompok (herd immunity) melalui vaksinasi. Untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menolak divaksin akan ada sanksi-sanksi terkait penghasilan. Karena ASN merupakan ujung tombak pemerintah sebagai contoh bagi masyarakat.

“Hari ini saya mengeluarkan surat edaran. Untuk semua PNS yang belum vaksin, wajib mereka vaksinasi. Jika tidak, maka tunjangan kknerjanya bulan depan tidak dibayarkan. Bagi THL di provinsi semua kabupaten kota, yang tidak mau divaksin maka honornya tidak dibayarkan” kata Gubernur Ansar di Karimun.

Di Karimun, Gubernur Ansar bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman dan Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu melakukan aktivitas mendorong laju vaksinasi di seluruh daerah di Kepri.

Baca: Kesepakatan Bagi Hasil Retribusi Labuh Jangkar, Pemprov Kepri Segera Teken MoU Bersama Menhub

Baca: Bakamla RI Pantau MT Horse dan MT Freya Keluar Wilayah Indonesia

Baca: Waspada, Kasus Covid-19 di 9 Daerah Ini Berada di Situasi yang Mengkhawatirkan

Gubernur, Kapolda dan Danrem juga melakukan video conference pelaksanaan vaksinasi serentak di 13 titik. Aktivitas itu dilanjutkan dengan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal dan lokasi karantina terpadu.

Diawali dengan peninjauan vaksinasi massal di Vihara Buddha Diepa Teluk Air, meninjau lokasi karantina Terpadu di SMP Negeri 2 Tebing, vaksinasi massal untuk umum di Polres Karimun, kemudian Rombongan Gubernur menyeberang ke Tanjung Batu Kecamatan Kundur untuk melihat langsung vaksinasi oleh UPT Puskesmas Tanjung Batu sekaligus meninjau rencana Lokasi Karantina Terpadu di Hotel Gembira. Kemudian diakhiri dengan meninjau vaksinasi massal di Kecamatan Moro tepatnya di Gedung Baiduri.

Di Polres Karimun, Gubernur Ansar memaparkan jika dilihat dari rata-rata nasional, Kepri berada diurutan ketiga percepatan vaksinasi setelah DKI Jakarta dan Bali. Karena Kepri salah satu destinasi utama wisata, Gubernur Ansar yakin saat nanti vaksinasi mencapai 70 persen dari jumlah penduduk, maka kemungkinan resistensi untuk membuka kawasan pariwisata akan semakin kecil.

Baca: Mahfud: Agak Ngawur Jika Saya Dikatakan Beda Sikap

Baca: Juli, Jokowi Targetkan Satu Juta Vaksinasi Per Harinya

Baca: Jokowi: Pelajaran Tatap Muka Terbatas Dilaksanakan harus Ekstra Hati-Hati

“Meski akan diawali dengan kawasan-kawasan yang aman terlebih dulu seperti Bintan Resort dan Nongsa Point Marina” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar mengapresiasi semua stake holder terhadap percepatan vaksinasi. Seperti polres, korem, dan institusi TNI Polri lainnya masing-masing melakukan hal yang sama (vaksinasi massal).

“Alhamdulillah seperti di Polres Karimun ini, walaupun vaksinasi di Polres, namun pesertanya dari masyarakat umum. Jadi ini adalah kerja sama dan sinergitas yang perlu kita dorong terus” kata Gubernur Ansar.

Related posts

Corona di Karimun Terus Bertambah

Abi

Kronologis Nikita Mirzani Hina Habib Rizieq Hingga Dipanggil Lo*te

Rio

Sanksi bagi Kapal Asing Tak Buat Jera

Abi