Foxbatam
Daerah Editor's Picks Healthy Lainnya Metro

IGD Rumah Sakit di Bangkalan Dilockdown, Kasus Covid-19 Meningkat Pascalebaran

Kota Bangkalan.

Fox Batam, BANGKALAN — Kasus Covid-19 meningkat pascalebaran di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Akibat peningkatan ini, Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ditutup (lockdown) sementara.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Herlin Ferliana mengakui, ada IGD sebuah RSUD di Bangkalan telah ditutup pelayanannya. Hal itu dikarenakan ada sejumlah tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Iya kelihatannya sudah mulai terjadi peningkatan kasus ini setelah liburan panjang, itu yang kami khawatirkan,” katanya, Minggu (6/6/2021).

Baca: Koalisi Demokrat dan Golkar pada Pilpres 2024 Diyakini Berpeluang Selamatkan Ekonomi

Baca: 60 Desa di Kudus Zona Merah, Panglima TNI: Bupati Kudus Tanggung Jawab Harus Hijau Kembali

Baca: Simak, Ini Perangkat yang Perlu Disiapkan Saat Migrasi ke TV Digital

Sejumlah tenaga kesehatannya yang bertugas menangani pasien Covid-19 dinyatakan positif Corona. Bahkan salah seorang dokter dilaporkan meninggal dunia.

“Di Bangkalan, terjadi peningkatan kasus, dan benar, direktur RS-nya (mengakui) karena ada yang dokter spesialis radiology yang meninggal, lalu ada beberapa nakes juga terkonfirmasi positif, sehingga mereka mulai Sabtu menutup IGDnya,” ujarnya.

Herlin mengaku belum bisa mengungkapkan jumlah tenaga kesehatan di Bangkalan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca: Patung Bung Karno Diresmikan di Kemenhan, Megawati Ucapkan Terima Kasih dan Sebut Prabowo Sahabat

Baca: Pemerintah Dorong IKM untuk Terus Berkembang dan Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Baca: Pulihkan Ekonomi Nasional Melalui Program Kartu Prakerja

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Jatim, per 5 Juni 2021, kasus kumulatif positif Covid-19 di Jatim mencapai 156.050, bertambah 244 kasus pada hari ini. Sebanyak 142.727 dinyatakan sembuh, 1.793 masih dirawat dan 11.530 meninggal dunia.

Sedangkan kasus kumulatif Covid-19 di Bangkalan, tercatat ada sebanyak 1.754 kasus. 1.520 dinyatakan sembuh, 178 meninggal dunia dan sebanyak 56 pasien masih dirawat. Bangkalan dalam peta risiko merupakan daerah berstatus kuning, atau zona risiko rendah.

Menurut Herlin, meningkatnya kasus Covid-19 di Bangkalan ditengarai karena tingginya mobilitas warga saat momen mudik Lebaran Idulfitri. Selain itu, tingkat kepatuhan masyarakat Bangkalan terhadap protokol kesehatan juga rendah.

Related posts

Pakar Pandang Revisi UU Kejaksaan Sudah Tepat

Abi

Dolar Singapura Tembus Rp 10.371

Abi

Baru Saja Berpoligami, Kiwil Didugat Cerai Eva Belisima

Abi