Foxbatam
Editor's Picks Ekbis Lainnya Metro Nasional

Berjumlah Rp 150 Triliun, Menko PMK Pastikan Dana Calon Jemaah Haji Dikelola dengan Aman

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Fox Batam, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan bahwa dana calon jemaah haji sebesar Rp 150 triliun dikelola dengan aman. Menurut dia, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengelola dana tersebut dengan sangat hati-hati.

“Bisa kita pastikan bahwa pengelolaan dana haji dilaksanakan dengan sangat profesional, prudent, penuh kehati-hatian dan semuanya aman,” jelas Muhadjir dikutip dari siaran persnya, Sabtu (5/6/2021).

Dia menyadari bahwa ada masyarakat yang mempertanyakan keberadaan dana haji yang selama ini telah disetorkan. Bahkan, Muhadjir menyebut ada pihak yang membuat isu bahwa dana haji saat ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Baca: Hati-hati, Pengguna Rokok Elektronik juga Lebih Berisiko Terkena Covid-19

Baca: Batal Diberangkatkan, Inilah Prosedur Pengembalian Setoran Lunas Biaya Haji

Baca: Hadirkan Solusi Smarthome, XL Axiata Jalin Kerjasama dengan BARDI dan Tuya Smart

Muhadjir menegaskan bahwa BPKH merupakan badan yang independen dan profesional yang tidak bisa dicampuri oleh siapapun. Sehingga, pengelolaannya dapat dipertanggungjawabkan secara objektif.

“Tidak ada namanya isu-isu seperti yang berkembang di masyarakat. Artinya apa? Dana haji saya jamin aman,” tegasnya.

Dia mengakui bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah haji 2021 membuat daftar tunggu calon jamaah haji menjadi lebih lama. Namun, Muhadjir menjelaskan keputusan ini diambil pemerintah dengan mempertimbangkan kemaslahatan dan keselamatan umat di masa pandemi Covid-19.

Baca: Menko Airlangga Blusukan ke Pusat Industri Jabar, Ada yang Teriak Airlangga Presiden!

Baca: Potensial Jadi Capres, Ketum Airlangga : Prioritas Penanganan Kesehatan Dulu

Baca: Inilah Keppres 11/2021 tentang Satuan Tugas Percepatan Investasi

“Jumlah yang berangkat itu ratusan ribu. Tentu saja tidak mudah untuk mengelola mereka terutama dalam kaitannya dengan status kesehatannya,” ujar dia.

“Mudah-mudahan keputusan pahit ini adalah pil yang justru menjadi obat untuk kita semua. Bukan sesuatu yang harus kita sesali. Mudah-mudahan tahun depan kita sudah bisa berangkat seperti sedia kala,” sambung Muhadjir.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk tidak memberangkatkan calon jemaah haji Indonesia tahun 1442 H/2021 M. Ini merupakan tahun kedua tidak adanya keberangkatan haji di masa pandemi.

Related posts

Kudeta Myanmar, Warga Seruan ASEAN Pasca Banyak yang Meninggal Akibat Sejata Tajam Militer

Abi

Pemulihan Ekonomi Kepri Diharapkan Bisa Secepatnya di Kepri

Almifitri

Ansar – Marlin Serahkan Berkas ke KPU Kepri

Abi