Foxbatam
Daerah Editor's Picks Ekbis Kepri Lainnya Metro

April 2021, IHK Kepri Tunjukan Inflasi 0,09 Persen

Ilustrasi jual beli Saham.

Fox Batam, BATAM – Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri mencatat bahwa perkembangan Indeks Harga Konsumen IHK dua kota di Provinsi Kepri pada April 2021 menunjukkan inflasi 0,09 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri Zulkipli di Tanjungpinang, Senin (3/5/2021).

“Inflasi  terjadi  karena kenaikan  Indeks  Harga  Konsumen  dari 104,68  di  bulan  Maret  2021  menjadi 104,77  di  bulan  April 2021,” ujar Zulkipli.

Baca: 91,6 Persen Warga Kepri Belum Vaksinasi Cegah Covid-19

Baca: 200 Orang PMI Asal Malaysia Terinfeksi COVID-19

Baca: Mengejutkan, Aktor Drakor Song Joong Ki Minta Maaf ke Publik

Baca: Pandemi, Ustaz Solmed Mengaku Sepi Job hingga Berutang Rp 200 Ribu untuk Berobat

Sementara untuk Inflasi tahun kalender (Januari s.d April 2021) sebesar 0,09 persen. “Inflasi  tahun  ke  tahun  (April  2021  terhadap April  2020)  sebesar 1,61  persen,” jelas Zulkipli.

Zulkipli mengatakan,  dari  2  kota  IHK  di  Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Kota Batam mengalami inflasi sebesar 0,15 persen, sedangkan Kota Tanjungpinang mengalami deflasi sebesar 0,36 persen.

“Jika dilihat dari kelompoknya, inflasi yang terjadi di bulan April 2021 ini disebabkan oleh naiknya indeks tujuh kelompok,” ungkap Zulkipli.

Baca: Anak Perusahaan PT Pembangunan Kepri Diminta untuk Dilikuidasi

Baca: Tekan Covid 19, Gubernur Kepri Keluarkan Surat Edaran

Baca: Terus Meningkat, Jumlah Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Bertambah 60 Orang

Baca: Pemprov Kepri Minta Kabupaten Kota Sediakan Tempat Isolasi Mandiri

Seperti kelompok transportasi naik sebesar 0,68 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,47 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,26 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik sebesar 0,16 persen; kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,12 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 0,07 persen; serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya naik sebesar 0,03 persen. 

“Sebaliknya dua kelompok mengalami penurunan yaitu: kelompok makanan,
minuman dan tembakau turun sebesar 0,24 persen; dan kelompok kesehatan turun sebesar 0,01 persen.,” Tegas Zulkipli kembali. (kmf/ask)

Related posts

Hari Ini Gisel Diperiksa Polisi Terkait Video Seks Mirip Dirinya

iwan

Akhir Pekan, Gunung Sinabung Dua Kali Erupsi

Almifitri

Perkara Korupsi Impor Tekstil Oleh BC Batam Segera Disidangkan

Abi