Foxbatam
Editor's Picks Internasional

Pangeran Harry jadi Pegawai di Perusahaan AS usai Mundur dari Kerajaan Inggris

Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Fox Batam, AMERIKA SERIKAT – Pria bergelar Duke of Sussex itu mengatakan dalam pernyataan pers bahwa dia “sangat bersemangat” untuk menjalankan peran baru sebagai chief impact officer di perusahaan tersebut. Belum jelas bagaimana tugas tepatnya, jam kerja, serta bayarannya.

Ini adalah pekerjaan terbaru Pangeran Harry setelah dia dan istrinya, Meghan Markle yang bergelar Duchess of Sussex, mundur dari peran mereka sebagai anggota senior Kerajaan Inggris, Maret tahun lalu.

Kabar ini juga muncul setelah Harry dan Meghan memberikan wawancara kepada pembawa acara televisi Oprah Winfrey awal bulan ini, yang memantik kontroversi.

Dalam wawancara tersebut, pasangan suami-istri itu menuduh seorang anggota keluarga kerajaan yang tidak disebutkan namanya bertanya tentang akan seberapa gelap kulit putra mereka, Archie, sebelum dia lahir.

Baca: Di Batam, 4000 Petugas Pariwisata Sudah Diberikan Vaksin

Baca: Gubernur Kepri 8 Fokus Utama Pencegahan Korupsi

Istana Buckingham menyebut klaim tersebut “mengkhawatirkan”, tapi akan ditangani secara pribadi. Awal pekan ini, Istana Buckingham mengatakan evaluasi tentang keragaman sedang dilangsungkan di semua rumah tangga kerajaan.

Dalam pernyataannya, Pangeran Harry mengatakan tujuannya dalam peran barunya ialah “mengangkat dialog kritis seputar kesehatan mental, membangun komunitas yang suportif dan penuh kasih, dan memelihara lingkungan [yang kondusif] untuk percakapan yang jujur dan rentan”.

Pangeran Harry tidak akan mengelola karyawan atau memiliki bawahan, tetapi dia kemungkinan akan menghabiskan waktunya di kantor pusat perusahaan di San Francisco setelah situasinya aman, kata CEO BetterUp Alexi Robichaux kepada Wall Street Journal (WSJ).

Dalam perannya sebagai chief impact officer pertama di perusahaan tersebut, Pangeran Harry diharapkan untuk memberi masukan bagi berbagai prakarsa, termasuk keputusan strategi produk dan kontribusi amal, serta mengadvokasi topik-topik yang berkaitan dengan kesehatan mental secara publik, lapor WSJ.

Related posts

Update Gempa Sulbar, 81 Orang Meninggal dan 1.150 Rumah Rusak

Abi

Cristiano Ronaldo Resmi Pemain Tersubur di Kolong Langit

Abi

Pjs Gubernur Akan Tolak Tanda Tangan APBD Kepri Jika Tak Ada Anggaran COVID-19

rey